Warta DKI
Ragam

Gubernur DKI Evaluasi Pejabat SKPD yang Lambat Ajukan Dokumen Lelang

DKI Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, akan mengevaluasi pejabat Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) yang lambat mengajukan dokumen hingga menyebabkan lelang tertunda.
” Ini harus dievaluasi. SKPD telat ajukan dokumen lelang harus dimasukkan jadi poin TKDÂ ”
“Ini harus dievaluasi. SKPD telat ajukan dokumen lelang harus dimasukkan jadi poin TKD ini,” ujarnya, Senin (21/8).
Djarot mencontohkan, pelaksanaan renovasi berat 119 sekolah senilai Rp 191 miliar yang baru akan teken kontrak akhir Agustus ini. Padahal, menurut dia, proses lelang bisa mendahului sehingga dapat direalisasi sejak APBD ditetapkan pada awal tahun.
Sebagai sanksi, Djarot mengatakan bisa saja TKD (Tunjangan Kerja Daerah) pejabat terkait dikenakan pemotongan. Sebab, dengan dimasukkan sebagai poin, pejabat yang lambat memenuhi dokumen kelengkapan lelang secara otomatis tidak mememuhi persyaratan TKD.
“Tidak bisa terus seperti ini. Kalau tidak diubah akan seperti ini terus,” tandasnya. (beritajakarta)
 

Related posts

Pungli Dana Desa Di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Diduga Untuk Kepentingan Bupati

Redaksi

Perubahan Perda PD Pasar Pakuan Jaya Bisa Menjadi Pasar Modern

Redaksi

Terbukti Menipu Rp 1,4 Miliar Rupiah Akiong Divonis 10 Bulan

Redaksi

KPK Buka Kembali Kasus BLBI Sjamsul Nursalim

Redaksi

Kabupaten Bogor Surganya Para Investor di Bidang Pariwisata

Redaksi

DPAPMK Ajak ASN Menyumbang Alat Permainan Anak

Redaksi

Leave a Comment