Warta DKI
FituredHukum

Pahrur Dalimunthe, Pengacara Dari Indonesia yang Menyusun The Global Organized Crime Index 2021

Pahrur Dalimunthe, Pengacara Dari Indonesia yang Menyusun The Global Organized Crime Index 2021

Wartadki.com|Jakarta – Pahrur Dalimunthe, Managing Partner Firma Hukum Dalimunthe & Tampubolon Lawyers (DNT LAWYERS) ditunjuk oleh The Global Initiative Against Transnational Organized Crime (The Global Initiative) sebagai salah satu expert dalam menyusun dan menyempurnakan The Global Organized Crime Index 2021. Pahrur menjadi satu-satunya ahli dari Indonesia yang terlibat menyusun laporan ini.

Indeks ini merupakan dokumen data analisis komprehensif pertama di dunia yang dibuat dan disusun oleh expert seluruh dunia sehingga dapat digunakan untuk mengetahui level kerentanan dan ketahanan kejahatan transnasional terorganisir. Termasuk pula di antaranya dengan memberikan rangking terhadap 193 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Alasan dipilihnya Pahrur sebagai salah satu expert karena latar belakang dan rekam jejaknya sebagai praktisi hukum yang telah terlibat langsung dalam banyak penanganan kasus transnasional terorganisir (transnational organized crime), baik sebagai advisor pemerintah maupun lembaga internasional. Kasus-kasus tersebut antara lain adalah kejahatan perdagangan manusia, lingkungan, kelautan dan perikanan, maupun sebagai pengacara dalam berbagai kasus besar tindak pidana pencucian uang di Indonesia.

“Merupakan kehormatan bagi saya untuk terlibat dalam penyusunan report prestisius ini. Saya berharap ini bisa menjadi rujukan pemerintah, penegak hukum, praktisi dan akademisi dalam meneliti, mempelajari dan menanggapi berbagai masalah hukum dan ancaman kejahatan terorganisir,” ujar Pahrur.

Selain Pahrur, terdapat beberapa ahli lainnya yang menyusun laporan ini, antara lain seperti Dr Alexander Kupatadze (Senior Lecturer, School of Politics and Economics, King’s College London, UK) , Allan Ngari (Regional Organised Crime Observatory Coordinator for West Africa, ENACT), Dr Annette Idler (University of Oxford/Harvard University), Benjamin Lessing, PhD (Associate Professor, University of Chicago), Hugo Frühling E. (Professor, Public Affairs Institute, University of Chile), Dr Lina Khatib (Director, Middle East and North Africa Programme, Chatham House), Maria Popova (McGill University), Dr Matthew Pate (Lecturer, School of Criminal Justice, The University at Albany/State University of New York), Dr Michael Main (The Australian National University), Odd Berne Malme (Senior Advisor, GI-TOC and former Deputy National Police Commissioner of Norway), Rajeshwari Krishnamurthy (Institute of Peace and Conflict Studies, New Delhi, India) dan Assoc.prof.dr.Dr.h.c. Sunčana Roksandić (Faculty of Law, University of Zagreb).

Selain para ahli tersebut, The Global Organized Crime Index 2021 juga turut disusun berkat kerjasama dan dukungan dari ENACT (Enhancing Africa’s Response To Transnational Organised Crime), INTERPOL, The Institute for Security Studies (ISS), the European Union, Government of Norway, dan The United States Department of State.

The Global Initiative sendiri merupakan lembaga independen yang berpusat di Jenewa, Swiss. Lembaga ini berisi jaringan penegak hukum, pemerintah, dan praktisi seluruh dunia yang saling berbagi dan bertukar pikiran dalam mengembangkan inovasi strategis untuk merespon kejahatan terorganisir seluruh dunia. Pada tahun ini jaringannya telah terdiri atas 500 ahli seluruh dunia. Lembaga ini diresmikan pertama kali pada tahun 2013 di Kantor Pusat PBB di New York.

Jika ingin membaca keseluruhan The Global Organized Crime Index 2021 silahkan klik tautan berikut ini https://ocindex.net/about

Related posts

Mudik Gratis Bersama Pelindo Group, IPC TPK Wujudkan Mudik Aman, Nyaman dan Inklusif 

Redaksi

Plt. Bupati Bogor Resmikan Masjid Cahaya Qur’an Jannatuna dan Kampung Cahaya Qur’an  di Desa Nambo

Redaksi

Petugas UPT Kemenkumham Jawa Barat Terpapar Covid-19, Kakanwil dan Jajaran Pimti Sapa Para Isoman di Rayon Bogor Raya

Redaksi

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, Dalam Reses Masa Sidang III Tahun 2023 Fokus Dibidang Pendidikan Dan Kesehatan

Redaksi

Bikin Berita Sesat, Kuasa Hukum KSP SB akan Laporkan Media Online ini ke Dewan Pers

Redaksi Wartadki

Polsek Cisarua Tindak Lanjuti Tarif Parkir Sebesar 40 Ribu di Warpat Puncak, Berujung Permintaan Maaf

Redaksi

Leave a Comment