Wartadki.com|Jakarta Utara, — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri kegiatan Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jalan Janur Elok VI, Blok QD 9, RT 09, RW 06, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (17/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperkuat pengerukan, pembersihan sungai dan saluran, serta pemulihan ekosistem perairan di Jakarta.
Gubernur Pramono mengatakan, operasi penangkapan ikan sapu-sapu dilakukan karena keberadaan spesies invasif tersebut telah mendominasi sejumlah perairan di Jakarta dan mengganggu keseimbangan ekosistem.
“Langkah ini dilakukan karena keberadaan ikan sapu-sapu di sejumlah perairan Jakarta sudah sangat dominan, mencapai sekitar 80 sampai 90 persen dari populasi biota air, sehingga mengganggu kondisi ekosistem perairan,” ujarnya.
Menurut Gubernur Pramono, pembersihan ikan sapu-sapu penting dilakukan karena spesies tersebut berpotensi merusak bantaran atau turap, mengganggu habitat alami, serta memengaruhi keseimbangan ekosistem melalui kebiasaannya menggali dasar dan pinggir sungai.
Operasi penangkapan ikan sapu-sapu merupakan inisatif Pemprov DKI Jakarta bersama masyarakat yang digelar secara serentak di lima wilayah kota, di antaranya di RW 06, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara; Kali Anak TSI, Kelurahan Duri Kosambi, Jakarta Barat; Kali Cideng, Jakarta Pusat; Pintu Air Outlet Setu Babakan, Jakarta Selatan; dan Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung, Jakarta Timur.
Gubernur Pramono menegaskan, seluruh hasil tangkapan akan ditangani sesuai prosedur, yaitu dimatikan dan dikubur secara higienis di lokasi yang telah ditentukan. Langkah ini dilakukan agar ikan tidak kembali lepas ke perairan, tidak diperjualbelikan, dan dapat dimanfaatkan sebagai kompos alami.
“Operasi ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan dalam pemulihan perairan Jakarta, mulai dari penanganan cepat di lapangan, pengendalian secara berkala, perbaikan kualitas air, hingga pemulihan permanen ekosistem sungai dan saluran,” tandasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut Mayjen TNI (Mar) Harry Indarto, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Haeru Rahayu, serta sejumlah pejabat lainnya.

