Warta DKI
Berita UtamaMegapolitan

Tahun 2025, NU Care–LAZISNU Kota Depok Kelola Dana Lebih dari Rp 2 Miliar

Tahun 2025, NU Care–LAZISNU Kota Depok Kelola Dana Lebih dari Rp 2 Miliar

Wartadki.com|Depok— NU Care–LAZISNU Kota Depok melaksanakan kegiatan tutup buku pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) Tahun 2025 bertempat di Gedung Majelis Ta’lim Pancoran Mas, Kota Depok.

Bendahara NU Care LAZISNU Kota Depok, Zainal Abidin, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa hingga pertengahan tahun, tepatnya per Juli 2025, total dana ZIS yang dikelola berada di kisaran Rp1,4 miliar. Namun setelah dilakukan penghitungan akhir tahun, total dana yang berhasil dihimpun dan dikelola hingga akhir Desember 2025 mencapai lebih dari Rp2 miliar.

“Per bulan Juli 2025 kemarin memang kita mengelola kisaran Rp1,4 miliar. Nah, tepat di akhir Desember 2025, setelah dihitung totalnya mencapai lebih dari Rp2 miliar,” ujar Zainal Abidin.

Meski demikian, Zainal menilai capaian tersebut masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan pengelolaan dana ZIS di kota-kota lain. Bahkan, jika dibandingkan dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) lain di Kota Depok, NU Care–LAZISNU masih berada pada kategori kecil.

Oleh karena itu, ia berharap pada Tahun 2026 mendatang akan ada target baru, pola kerja yang lebih efektif, serta penguatan manajemen kelembagaan, seiring dengan meningkatnya ketersediaan sumber daya manusia.

“Apalagi saat ini LAZISNU Kota Depok sudah memiliki 24 penggerak UPZIS dan JPZIS yang tersebar di berbagai wilayah. Ini menjadi modal penting untuk mendorong peningkatan kinerja penghimpunan dan pendayagunaan ZIS ke depan,” terangnya.

Tahun 2026,Kota Targetkan 3 Miliar

Sekretaris NU Care–LAZISNU Kota Depok, Sodiqul, M.Hum, yang juga menjabat sebagai Ex Officio Manajer Eksekutif, menyampaikan bahwa target pengelolaan dana ZIS pada Tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp3 miliar. Menurutnya, target tersebut sangat rasional jika melihat capaian tahun sebelumnya.

“Pada tahun 2025, dengan keterbatasan sumber daya manusia, kita mampu mengelola dana lebih dari Rp2 miliar. Maka pada tahun 2026, dengan SDM yang semakin banyak dan jaringan yang semakin kuat, target Rp3 miliar insyaallah sangat memungkinkan,” ujar Sodiqul.

Ia menegaskan bahwa penguatan jaringan Unit Pengelola ZIS (UPZIS) dan Jaringan Pengelola ZIS (JPZIS) menjadi modal utama pencapaian target tersebut. Saat ini, NU Care–LAZISNU Kota Depok telah memiliki penggerak di beberapa wilayah, di antaranya UPZIS Cinere, Cipayung, Cilodong, Sukatani, dan Kemiri Muka.

“Dengan adanya jaringan dan unit layanan ZIS yang terus berkembang, kita optimistis target ini bisa dicapai. Kita bisa, dan harus bisa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua NU Care–LAZISNU Kota Depok, Dr. Muhtar Said, S.H., M.H, dalam arahannya memberikan motivasi dan keyakinan kepada seluruh tim pengelola. Ia menyampaikan kepercayaan penuh kepada jajaran manajemen eksekutif.

“Saya punya sekretaris dan bendahara yang andal. Dengan tim seperti ini, target yang dicanangkan pasti bisa dicapai. Jika ada kendala di lapangan, segera komunikasikan dan hubungi saya,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pada Tahun 2026, NU Care–LAZISNU Kota Depok mengusung visi besar, yaitu komitmen mengangkat harkat dan martabat guru ngaji serta pelaku UMKM pra-sejahtera. Saat ini, lembaga tengah melakukan konsolidasi data terhadap calon penerima manfaat.

“Data sementara yang sedang kita konsolidasikan terdapat sekitar 200 guru ngaji dan pelaku UMKM pra-sejahtera di Kota Depok yang akan menjadi fokus program pemberdayaan ke depan,” pungkasnya.

Related posts

Libur Panjang, Tirta Kahuripan Tetap Layani 225.134 Pelanggan

Redaksi

Pemkab Bogor Ajak Ormas Berperan Serta Meningkatkan Perekonomian 

Redaksi

Banser Depok Usai Pengajian Bareng Gus Iqdam Gercep Bersihkan Sampah

Redaksi

Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Gelar Halal Bihalal Idulfitri 1445 H

Redaksi

Kinerja DPRD Kota Depok Tahun 2023, Pelaksanaan Fungsi DPRD Secara Maksimal

Redaksi

Pajak Hotel dan Restoran di Kota Bogor Terus Dipacu Agar Penuhi Target PAD

Redaksi Wartadki

Leave a Comment