Warta DKI
Megapolitan

Pajak Hotel dan Restoran di Kota Bogor Terus Dipacu Agar Penuhi Target PAD

Wartadki.com|Bogor – Wali Kota Bogor, Bima Arya menuturkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor tahun ini untuk pertama kalinya mencapai Rp 1 Triliun. Komponen paling besar yakni dari PBB-P2, BPHTB dan komponennya dari pajak Hotel dan Restoran .
Bima menyebutkan, untuk hotel tahun ini target PAD sebesar Rp 83 miliar. Sementara itu, untuk restoran lebih tinggi lagi tahun ini sebesar Rp 129 miliar. Namun di anggaran perubahan diprediksi bisa naik lagi mencapai Rp 131 miliar.
Jika dilihat dari potensinya, di Jawa Barat okupansi Hotel di Bogor terbaik se-Jawa Barat dengan angka 81. Artinya di Kota Bogor belum jenuh dan pasarnya masih kompetitif.
“Modal dari pendapatan ini adalah hubungan silaturahmi dan komunikasi yang baik antara Pemkot, PHRI, pihak IGMA dan dari pihak pariwisata. Namun saat ini belum mencapai satu titik dimana kita sama-sama punya strategi yang matang,” kata Bima saat membuka Bogor Hotel Expo 2019 di Lippo Keboen Raya Bogor, Sabtu (03/08/2019).
Bima mengatakan, momentum ini dijadikan sebagai langkah awal atau babak baru untuk bersama-sama menyusun strategi untuk 5 tahun kedepan. Strateginya, yaitu bagaimana bagi insan perhotelan membuat program untuk bisa mengundang wisatawan agar dapat menginap di Kota Bogor.
Untuk itu harus ada strategi sistem sistematis yang menghubungkan antara event dan okupansi hotel. Kedepan Bappeda dan Disparbud harus berkoordinasi dengan perhotelan untuk menganalisis data. Data okupansi hotel dikaitkan dengan event yang ada di Kota Bogor, seperti Bogor Street Festival dan Helaran.
“Kami ingin datanya dianalisis, hotel mana yang paling diuntungkan, difavoritkan untuk menjadi tujuan saat Cap Go Meh, Helaran, dampaknya apa, dan lihat juga data UMKM, serta data restoran. Apakah restoran dan hotel terkena dampaknya dari data-data yang dianalisis secara akurat,” kata Bima.
Strategi yang perlu diperhatikan saat ini adalah revitalisasi objek destinasi wisata agar lebih baik lagi. Strategi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kedepan adalah membangun kampung tematik.
Dia menyebutkan, tahun ini akan dibangun trotoar sisi kiri mulai dari Pasar Bogor sampai Gang Aut beserta lampu dan dekorasi. Selain itu, tahun ini juga di Babakan Pasar ditetapkan menjadi project Kampung Tematik.
“Bogor Berlari bukan sekedar Tagline, tapi berlari membangun infrastruktur Kota. Maka tujuan dari PAD yang tinggi adalah pertama untuk infrastruktur, melayani warga agar lebih baik lagi, kedua untuk gaji ASN. Diharapkan teman-teman hotel pun siap berlari, seperti taglinenya Berlari Bersama Memajukan Pariwisata Bogor,” ujarnya.

Related posts

Di Usia Ke-40, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Bertekad Lebih Profesional Dan Berkeadaban

Redaksi Wartadki

ASN Kota Depok Membantu Korban Bencana Gempa di Cianjur Lewat Program D’SabR

Redaksi

Sekda Depok Dorong Gerakan Ketahanan Pangan Melalui Tanam Talas

Redaksi Wartadki

Warga Apresiasi Kinerja Ketua LPM Kelurahan Ciriung Dan Lurah Ciriung, Atas Pembangunan Betonisasi Jalan Lingkungan 

Redaksi

Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok

Redaksi Wartadki

Antisipasi Lonjakan Kasus Baru Covid-19, Dinkes Ajak Seluruh Puskesmas di Kabupaten Bogor Aktif Lakukan 3T

Redaksi Wartadki

Leave a Comment