Kota Depok Deklarasikan Gerakan Pengurangan Pemakaian Plastik

0
268

Wartadki.com|Depok – Pemerintah Kota Depok turut serta dalam gerakan Penyelamatan Bumi di Hari Peduli Sampah Nasional 2019 dengan mendeklarasikan Gerakan Pengurangan Pemakaian Plastik. Menurut  Wali Kota Depok Mohammad Idris, sampah plastik sudah menjadi masalah yang serius bagi Bumi, untuk itu mulai dari Sekarang Masyarakat Depok agar mengganti Pemakain Kantung Belanja Plastik dengan membawa sendiri Kantung Belanja yang ramah lingkungan yang bukan terbuat dari Plastik “ ujarnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Jumat (01/03/19).

Masyarakat Kota Depok, lanjutnya, diharapkan turut serta mendukung serta melaksanakan mengurangi pemakaian Plastik sekali Pakai. Untuk itu kiranya mulai sekarang Masyarakat dapat membawa kantung belanja yang ramah lingkungan, sebagai pengganti Kantung Plastik

Kampanye pengurangan kantong plastik di Depok, tidak hanya melibatkan peretail modern. Melalui surat imbauan, Wali Kota Depok Mohammad Idris juga mengajak pedagang pasar tradisional di Kota Depok untuk mengurangi penggunaan plastik demi meminimalisir sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

“Kami akan buat instruksi ke pasar tradisional, untuk mengurangi penggunaan plastik. Sambil kita melihat evaluasi dari pengurangan penggunaan plastik pada retail modern,” ujar Mohammad Idris, usai melakukan deklarasi pengurangan sampah plastik yang dirangkai dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

Dengan diberlakukannya pengurangan sampah plastik di pasar tradisional, dirinya berharap penerapannya akan lebih optimal.

“Kami akan bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok. Jika cara ini efektif dan masyarakat sudah terbiasa, ke depan kami akan transisi menjadi pelarangan penggunaan plastik,” katanya.

Untuk diketahui, saat ini terdapat sejumlah pasar tradisional yang berada di Kota Depok. Antara lain, Pasar Musi, Pasar Cisalak, Pasar Sukatani, Pasar Agung dan Pasar Tugu. Sejumlah pedagang di lokasi tersebut, juga telah diberi sosialisasi terkait penghematan penggunaan kantong plastik.

Sementara itu ditempat yang sama Kepala DLHK Kota Depok Eti Suryahati menjelaskan bahwa   ” Pengurangan Sampah Plastik harus dimulai dari diri sendiri, Rumah Tangga, karena jika tidak mengurangi Sampah Plastik dari sekarang, maka akan fatal akibatnya, untuk itu kepada Masyarakat Kota Depok, agar mulai sekarang kita kurangi pemakaian Kantung Belanja Plastik, agar Depok bebas dari Sampah Plastik kedepannya” tegas Ety.

Eti Suryahati  juga menjelsakan bahwa melalui tema Kelola Sampah untuk Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DalHK) Depok ajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sampah.

“Tujuannya untuk membangun hidup bersih dan sehat, melalui pengelolaan sampah serta meningkatkan peran aktif masyarakat bersama pemkot dalam mengelola sampah mulai dari sumbernya” ujar Eti Suryahati

Insya Allah, untuk mengurangi sampah masuk ke TPA Cipayung pada tahun 2020 Kota Depok bisa membuang sampah ke Nambo Bogor, lanjut Eti

Sementara itu, Ujang Solihin dari Kemen LHK RI sangat mengapresiasi kegiatan ini dalam.rangka mengurangi volume sampah dengan memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk mengurangi dari sumbernya.

“HPSN ini untuk mengingat kembali karena pada tanggal 20 Februari bencana longsor di TPA Lewigajah dengan 150 orang tertimbun” papar Ujang

Agar tidak kembali terulang, maka mulai sejak dini kita diharapkan untuk mengurangi penggunaan.kantong plastik (plastic Beat Polution) karena plastik tidak hancur

Tercatat bahwa hingga kini sudah ada 20 Kabupaten/kota dan 2 provinsi yang sudah mendeklarasikan untuk mengurangi penggunaan.kantong plastik.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here