Wartadki.com|Depok, — Gedung Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 03 di Jagal, Kampung Kupu, Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas telah berdiri dengan megah. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafi’i secara langsung hadir meresmikan sekaligus menyaksikan serah terima dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Gedung madrasah tersebut dihibahkan pada masa kepemimpinan Wali Kota Depok Supian Suri dan secara resmi diserahkan kepada Kementerian Agama untuk dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan.
“Gedung ini merupakan hibah murni dari Bapak Wali Kota Depok. Sebagai pimpinan di Kementerian Agama, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian beliau terhadap dunia pendidikan,” ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusia, baik dari aspek keagamaan, kebangsaan, maupun pemerintahan. Ia menambahkan, pendidikan menjadi ruang paling strategis untuk membangun ketiga aspek tersebut secara berkelanjutan.
“Sekolah adalah tempat paling tepat untuk menyiapkan generasi yang unggul secara keagamaan, kebangsaan, dan pemerintahan,” katanya.
SS Sebagai Bapak Madrasah Kota Depok

Dirinya mengapresiasi Walikota Depok yang serius dalam menangani pendidikan khususnya Madrasah di Kota Depok.
“Bagi saya sangat cocok kita nobatkan Walikota Kita ini sebagai Bapak Madrasah Kota Depok
Wali Kota Depok Supian Suri menyebut hadirnya MTs Negeri baru ini untuk mendukung Kemenag melahirkan sumber daya manusia yang unggul dari Kota Depok untuk masa depan, melalui pendidikan di Madrasah.
“Perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Depok belum sebanding dengan apa yang dilakukan Kementerian Agama buat masyarakat. Namun, kami berkomitmen untuk sama-sama memberikan dukungan semaksimal yang bisa dilakukan untuk Madrasah di Kota Depok,” katanya.
Supian mengapresiasi atas pujian pada dirinya, namun yang perlu dilakukan adalah masih banyak yang harus dilakukan untuk Madrasah. Pemkot Depok berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Kementerian Agama dalam mendukung pendidikan keagamaan.
Madrasah bukan hanya urusan Kementerian Agama, tetapi juga bagian dari pelayanan kita kepada warga Kota Depok. Karena yang bersekolah di madrasah adalah warga Depok juga. Selama masih memungkinkan, Insya Allah akan terus kita dukung, baik melalui lahan, bangunan, maupun dukungan lainnya.
Pemkot Depok mengalokasikan anggaran senilai Rp 15 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 untuk pembangunan gedung seluas 3.300 meter persegi. Fasilitas yang dimiliki 12 ruang kelas dan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar seperti ruang lab IPA, ruang multimedia, aula serta fasilitas untuk difabel.
Guna mendukung kegiatan belajar mengajar yang akan dilaksanakan perdana pada Tahun Ajaran 2026-2027, Wali Kota meminta kontribusi CSR Bank BJB untuk memenuhi kebutuhan mebeler.

Dalam kesempatan tersebut nampak hadir Kepala Kemenag Kota Depok Enjat Mujiat, Ketua GP Ansor Depok H. Kahfi, Anggota DPRD Kota Depok Pradi Supriyatna, KH. Fakhruddin Murodih, H. Mustopa dll.

