Belajar Dari Sejarah, Cara Jitu Stop Pandemi COVID-19

Belajar Dari Sejarah, Cara Jitu Stop Pandemi COVID-19

Pandemi COVID19 yang kini sedang  melanda di seluruh pelosok dunia,  dimulai dari penghujung tahun 2019, dan terasa dampaknya di Indonesia sejak Maret 2020. Hingga kini, belum ada tanda-tanda kapan virus ini akan hilang dari bumi Ibu Pertiwi ini. Kita semua tentu prihatin  karena wabah ini bukan saja merusak sendi kesehatan akan tetapi dampaknya menyentuh hampir semua sektor terutama sektor ekonomi. Kita semua sangat menginginkan wabah ini segera berlalu dari dunia, terutama dari bumi Indonesia tercinta ini.

Nah, apakah ada cara jitu untuk stop pandemi COVID19 ini? Ada baiknya kita belajar dari sejarah.

Pada tahun 1987 di Afrika pernah terjadi wabah River Blindness, yaitu infeksi cacing yang menyebabkan kebutaan pada mata. Penyakit ini sangatlah menular. Untuk mengatasi wabah tersebut, WHO dengan segera memberikan obat Ivermectin secara massal kepada jutaan orang disana, termasuk untuk lebih dari 200 ibu hamil. Hasilnya? Dalam waktu sangat singkat wabah selesai. Wabah stop. Tuntas. Terlebih lagi, tidak ada bayi-bayi yang dilahirkan cacat dari para ibu hamil yang mengkonsumsi Ivermectin tersebut.

Apa sih Ivermectin? Ivermectin adalah obat anti parasit yang ditemukan oleh seorang ilmuwan Jepang bernama Doktor Satoshi Omura di tahun 1975. Beliau mendapatkan Nobel Prize berkat penemuannya atas obat ivermectin ini, yang telah berhasil mengatasi wabah River Blindness dan Lymphatic Filariasis di benua Afrika.

Semenjak wabah di Afrika tahun 1987 ini, Ivermectin telah digunakan oleh jutaan orang, bahkan milyaran mahluk hidup, di berbagai Negara di dunia. Ivermectin telah terbukti aman untuk dikonsumsi manusia dengan efek samping yang sangat minimal. Belum pernah dilaporkan efek samping serius dari penggunaan obat ini dengan dosis yang sesuai, yaitu antara 0.2mg sampai 0,4mg zat aktif per kilogram berat badan.

Sekarang ini Ivermectin sudah terlepas dari perlindungan hak paten, sehingga telah menjadi obat yang relative sangat murah, dan masuk dalam daftar obat esensial dari badan dunia WHO sebagai obat berkategori Anti-Infective.

Ada hubungannya dengan pandemic COVID19 ini? Kabar baik tentunya. Ketika wabah COVID19 menjadi pandemic dunia, ternyata Ivermectin juga mampu membunuh virus covid.

Dimulai dari studi in vitro di Australia pada awal April 2020, sampai pada pemberian Ivermectin kepada pasien COVID19 di berbagai belahan dunia, hasilnya cukup menggembirakan.

Banyak dokter di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia, sudah memberikan Ivermectin kepada para pasien COVID19 mereka, dan berhasil dengan tingkat kesembuhan tinggi. Ivermectin terbukti sangat efektif ketika diberikan dengan dosis yang tepat kepada orang-orang yang telah teruji positif COVID19 baik yang tanpa gejala, bergejala ringan maupun bergejala sedang. Para pasien ini terbukti sembuh dalam waktu yang sangat singkat. Kadang dokter pun memadukan Ivermectin dengan Doxycycline, atau Azithromycine, dan Zinc untuk pengobatan terhadap pasien SARS-CoV-2 yang bergejala serius, dan ini masih dalam pemantauan lebih lanjut.

Jadi untuk menghentikan wabah ini, jika kita mau bercermin pada masa lampau, pastinya kita harus bergerak cepat. Sebelum gejala COVID19 masuk pada tahap serius, nampaknya cara jitu, praktis, dan efektif adalah untuk menghentikan penyebaran lebih lanjut dengan pemberian Ivermectin secara masal dan serentak. Cara ini diyakini dapat membuat wabah stop seketika, karena virus covid mendadak tidak ada tempat baru untuk lompat, seperti yang telah dilakukan di Negara Amerika Latin, di kota Beni, Bolivia. Kami akan terus memantau perkembangan keampuhan obat Ivermectin ini terhadap SARS-CoV-2 demi kemajuan Indonesia.  (Heny/Dari berbagai Sumber)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )