Warta DKI
Megapolitan

Semmi Minta Disnaker Dan Bupati Batasi Bahkan Hilangkan Jam Kerja Malam Bagi Pekerja Wanita

Wartadki.com|Cibinong – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kabupaten Bogor yang dikenal masif dalam gerakan sosial dan kemanusiaan terhadap Disnaker lebih jeli lagi dalam mengamati problematika yang dialami buruh di Kabupaten Bogor.
Hal ini di sampaikan langsung oleh Ketua Bidang Sosial dan Politik, M. Julian, pria yang akrab disapa Julian ini menuturkan bahwa potensi bahaya bagi pekerja wanita yang terkena kerja Shift akan sangat tinggi resikonya bila kita kaji secara mendalam, dimana mereka harus bekerja berangkat atau pulang pada malam hari.
“Kami telah mengkaji dan melakukan survei ke beberapa pekerja wanita di Kabupaten Bogor, dan ketika kami mintai keterangan sebenarnya mereka merasa keberatan jika harus berangkat malam, atau pulang kerja hingga larut malam sebagaimana yang di terapkan beberapa perusahaan di Kabupaten Bogor ini, dan kami menilai hal ini juga rawan akan sebuah tindak pidana dan kekerasan di jalan jika memang tempat kerja nya jauh dari lokasi rumah kediamannya” ujar Mahasiswa di salah satu Universitas di Bogor ini.
Terlebih di masa Pandemi dimana mayoritas tindak kejahatan di dasari pada persoalan ekonomi, Ketua Bidang Kajian Strategis dan Kebijakan Publik Salman Al Farisi juga menuturkan ke Khawatiran yang sama, pria yang akrab di sapa Salman ini menuturkan
“Pemerintah terkhusus Disnaker, harus jeli dalam melihat persoalan ini. Jangan sampai ada narasi membuat kebijakan setelah jatuh korban dari para pekerja/buruh wanita, karena di masa Pandemi kita ketahui bersama kejahatan seperti rampok, jambret, begal, dsb, sangat riskan mengincar kaum wanita yang keluar bekerja maupun pulang kerja pada malam hari, maka alangkah baiknya Disnaker memberi aturan bersama dengan ibu Bupati, untuk membatasi jam kerja buruh wanita pada malam hari, atau meniadakan sift yang mengharuskan pekerja wanita pulang dan berangkat kerja pada malam hari, karena sangat riskan dan berbahaya bagi keselamatan mereka” ucapnya.
Tentu ini merupakan masukan yang sangat baik demi menjaga kesalamatan para pekerja wanita, yang tak jarang menjadi incaran pada pelaku tindak kejahatan di jalanan pada malam hari.

Related posts

Pokjawortu Kukuhkan Pengurus Baru Sekaligus MOU Dengan Pemangku Adat Dan GPIB

Redaksi

Pemkab Bogor Bersama APDESI Gelar Jambore Kades Tahun 2022 

Redaksi

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Bogor Iwan Setiawan Lakukan Ikrar Kesaktian Pancasila

Redaksi

Pasar Rakyat Babakan Madang Lumpuh, Ketua DPC PWRI Bogor Raya Dorong PD Pasar Tohaga Ekstra Berinovasi

Redaksi

Bupati Bogor Iwan Setiawan Gaungkan Ketahanan Pangan Lokal Melalui B2SA

Redaksi

Bupati Bogor: Perumda Tirta Kahuripan Harus Tingkatkan Pelayanan Sampai  40 Kecamatan

Redaksi Wartadki

Leave a Comment