Wartadki.com|Depok, — LAZISNU Kota Depok terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi umat. Hingga akhir April 2026, pihaknya tengah melakukan proses survei lapangan terhadap 30 pelaku UMKM yang akan menerima bantuan modal usaha berupa uang tunai dan gerobak.
Direktur NU Care LAZISNU Kota Depok, Sodiqul, menyampaikan bahwa tahapan survei ini bertujuan memastikan kelayakan penerima bantuan.
“Kami sedang melakukan survei ke 30 UMKM untuk mengecek kelayakan langsung di lapangan. Proses ini kami percayakan kepada dua manajer yang kompeten,” ujar Sodiqul pada 23 April 2026.
Selain melakukan penilaian kelayakan, tim LAZISNU juga memberikan edukasi kewirausahaan kepada para calon penerima manfaat. Edukasi tersebut meliputi pengelolaan usaha secara profesional, seperti pencatatan penghasilan bulanan, pembukuan, serta administrasi usaha.
“Dalam proses survei, kami juga memberikan pendampingan awal terkait manajemen usaha, agar para pelaku UMKM bisa berkembang lebih baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sodiqul menjelaskan bahwa LAZISNU Kota Depok sebagai operator program kolaborasi LAZISNU PBNU dan Indomaret Berbagi akan menyalurkan total investasi sebesar Rp150 juta untuk 30 UMKM yang tersebar di seluruh wilayah Kota Depok.
Program ini diharapkan mampu memperkuat sektor ekonomi kecil serta mendorong terciptanya kemandirian ekonomi umat secara berkelanjutan.

