Wartadki.com|Depok,— Unit Pengelola Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (UPZIS NU) MWCNU Cinere menyalurkan bantuan token listrik kepada 10 warga kurang mampu di Kecamatan Cinere. Program tersebut lahir dari keprihatinan pengurus terhadap kondisi masyarakat yang kesulitan membayar tagihan listrik hingga aliran listriknya diputus.
Hal itu dibenarkan Ketua UPZIS MWCNU Cinere Buya Marullah. Menurutnya, program bantuan token listrik itu terinspirasi dari keluhan seorang warga yang hidup dalam kondisi gelap karena tidak mampu membayar listrik.
“UPZIS terinspirasi dari curahan hati seorang warga yang mengatakan sedih hidup dalam kondisi gelap-gelapan karena listrik diputus. Ia mengingat masa kecilnya saat tinggal bersama kakeknya dan mengalami kondisi serupa karena tidak mampu membayar listrik,” katanya.
UPZIS MWCNU Cinere langsung bergerak dengan menggagas bantuan pembelian token listrik bagi warga miskin dengan daya listrik 450 VA. Para penerima diprioritaskan dari kelompok masyarakat kurang mampu yang masuk kategori desil 5 atau masyarakat kelas menengah ke bawah dengan kondisi ekonomi pas-pasan.
“Bantuan ini kami berikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, khususnya pengguna listrik 450 VA,” ujarnya.
Dalam program tersebut, masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp 200 ribu untuk pembelian token listrik. Buya Marullah menyebut para penerima bantuan mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan UPZIS MWCNU Cinere.
“Alhamdulillah, program bantuan listrik PLN UPZIS MWCNU Cinere ini dapat membantu 10 warga dengan masing-masing menerima bantuan Rp200 ribu untuk pembelian token listrik,” katanya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU Kota Depok, Sodiqul Anwar, mengapresiasi langkah UPZIS MWCNU Cinere. Dia mengaku senang dengan menghadirkan program kreatif dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Programnya selalu unik dan jarang terpikirkan oleh UPZIS lain. Yang terpenting, perjuangan untuk membantu kaum asnaf delapan harus terus dilakukan,” tandasnya.

