Warta DKI
Berita UtamaEkonomi

Selama Ramadhan Lazisnu Kelola Rp 1,7 Milyar Berdayakan Umat

Selama Ramadhan Lazisnu Kelola Rp 1,7 Milyar Berdayakan Umat

Wartadki.com|Depok, — Bulan suci ramadhan telah terlewati sebagai bulan yang penuh keberkahan dan memberikan dampak sosial secara signifikan. Seperti pada NU Care-LAZISNU Depok mencatat capaian penghimpunan dana sebesar Rp1.790.406.470 (satu miliar tujuh ratus sembilan puluh juta empat ratus enam ribu empat ratus tujuh puluh rupiah).

Lembaga Filantropi dibawah naungan Nahdlatul Ulama ini mengumpulkan dana selama Ramadhan 1447 H berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dihimpun melalui berbagai kanal layanan serta gerakan sosial di Kota Depok.

Ketua LAZISNU Kota Depok Dr. Muhtar Said menegaskan menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata kuatnya solidaritas dan kepedulian warga NU di Depok. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari peran jaringan pengelola zakat di tingkat akar rumput.

Saat ini tercatat, penghimpunan dana didukung oleh oleh 53 jaringan JPZIS NU (Jaringan Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama) dan UPZISNU (Unit Pengelola Zakat, Infaq, dan Shadaqah) di 11 Kecamatan.

“Alhamdulillah, pencapaian pengelolaan ini bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan kekompakan warga NU Depok. Ini adalah bukti bahwa semangat dari umat untuk umat benar-benar hidup dan berjalan,” ujar Dosen Fakultas Hukum di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (FH UNUSIA) ini.

Gus Said biasa disapa ini menekankan pentingnya tata kelola lembaga yang profesional dan akuntabel. Ia mengungkapkan bahwa seluruh dana yang dihimpun berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang tercatat dengan baik, serta dikelola secara tertib.

“Tentu, seluruh penghimpunan dana tercatat dengan baik, begitu juga dengan proses penyalurannya. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga amanah dan memastikan akuntabilitas pengelolaan dana umat,” jelas Said yang jebolan S3 Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Brawijaya ini.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DPP Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) ini menekankan pentingnya tata kelola lembaga yang profesional dan akuntabel. Ia menyampaikan bahwa seluruh dana yang dihimpun berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang tercatat dengan baik, serta dikelola secara tertib.

“Seluruh penghimpunan dana tercatat dengan baik, begitu juga dengan proses penyalurannya. Ini bagian dari komitmen kami untuk menjaga amanah dan memastikan akuntabilitas pengelolaan dana umat,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kepercayaan masyarakat, khususnya dalam penyaluran zakat mal melalui LAZISNU Depok, terus mengalami peningkatan secara signifikan.

“Kepercayaan masyarakat Depok untuk menyalurkan zakat mal melalui LAZISNU terus meningkat. Ini menjadi bukti bahwa LAZISNU Depok bekerja secara profesional, amanah, dan transparan dalam mengelola dana umat,” tegasnya.

Dari Tukang Gali Kubur, Guru Ngaji Sampai PAUD Muslimat NU

Menurutnya, dana yang berhasil dihimpun telah disalurkan melalui berbagai program Ramadhan.  Diantaranya: santunan dhuafa, bantuan guru ngaji, penyaluran fidyah, pembagian paket sembako, hingga dukungan kepada pekerja informal seperti tukang gali kubur.

“Kita berbagi kebahagiaan dengan sesama. Selain itu, sebagian dana juga dialokasikan untuk sektor pendidikan dan penguatan kelembagaan keumatan,”terangnya.

Dalam bidang pendidikan, LAZISNU Depok menunjukkan komitmen nyata terhadap kesejahteraan para pendidik keagamaan.

Selain secara rutin memberikan gaji kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dikelola oleh Muslimat NU, LAZISNU Depok juga menyalurkan bi’syaroh kepada 250 guru ngaji yang tersebar di Kota Depok.

“Patut kita syukuri di bulan Ramadhan tahun ini juga memberikan bi’syaroh bagi guru ngaji di Depok. Kegiatan ini juga lanjutan dari bulan Ramadhan sebelumnya semoga makin berkah,”katanya

Menurutnya, Program ini menjadi bentuk penghargaan atas peran penting para guru ngaji dalam membina generasi serta menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Sebagai langkah penguatan pendidikan ke depan, LAZISNU Depok juga merencanakan pembangunan satu PAUD Muslimat NU pada tahun 2026.

“Langkah ini untuk memperluas akses pendidikan usia dini yang berkualitas. Sebelumnya PAUD Muslimat NU Depok sudah ada di Kecamatan Cipayung,”tuturnya.

Bina 53 UMKM Depok Melalui Pendampingan dan Permodalan

Di sisi lain, LAZISNU Depok juga terus mengembangkan program pemberdayaan ekonomi melalui zakat produktif. Hingga saat ini, LAZISNU Depok tercatat telah membina sebanyak 53 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mendapatkan dukungan permodalan serta pendampingan usaha.program ini menjadi bagian penting dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Kami tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi jangka panjang melalui pembinaan UMKM. Harapannya, para penerima manfaat dapat tumbuh mandiri dan bahkan menjadi muzakki di masa depan,” jelasnya.

LAZISNU Depok bertekad untuk terus memperluas jangkauan program, baik dalam bidang sosial, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi. Menurutnya, langkah tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Dengan semangat dari umat untuk umat LAZISNU Depok berharap gerakan kepedulian ini terus tumbuh dan menjadi budaya kolektif dalam membangun kesejahteraan umat,”katanya.

Related posts

Operasional Pengelolaan Sampah Bantargebang Ditargetkan Normal Satu Pekan

Redaksi

Publikasi Kinerja BKPSDM Kabupaten Bogor Triwulan III

Redaksi

Plt. Bupati Bogor Ingatkan Pentingnya PTSL Pada HUT Agraria dan Tata Ruang

Redaksi

Kunjungan Tak Terduga Wakasad Kejutkan Polres Bogor

Redaksi

Kapolres Bogor Pastikan Pelaksanaan Ibadah Misa Malam Natal Berjalan Aman

Redaksi

Yayasan Sativa Nusantara (YSN) Serahkan Policy Brief Ganja Medis ke Parpol Peserta Pemilu 2024

Redaksi

Leave a Comment