Wartadki.com|Depok, — Jelang momentum bersejarah 100 tahun Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat dan Muslimat NU Kecamatan Tapos menggelar acara “Penguatan Aswaja dan Istiqhotsah”. Bertempat di SMP Islam Nurus Skhi, Kelurahan Tapos, acara ini menjadi ajang silaturahmi akbar sekaligus penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah di tingkat akar rumput.
Acara dibuka dengan Istiqhotsah yang dipimpin langsung oleh K.H. Ahmad Buchori, Pimpinan Ponpes Mahir Ar Riyadh. Lantunan doa dan zikir menggema, membawa suasana haru bagi ratusan jamaah yang hadir.
Dalam sambutannya Camat Tapos yang juga Rois Syuriah MWCNU Kecamatan Tapos, H. Jarkasih, mengapresiasi inisiatif PAC Fatayat dan Muslimat. Ia menegaskan bahwa tema “Merajut hikmah dengan semangat isra mi’raj” bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk merefleksikan kontribusi NU bagi bangsa dan negara, khususnya di wilayah Kecamatan Tapos.
”Kegiatan seperti ini sangat vital untuk memastikan nilai-nilai moderasi beragama tetap terjaga di lingkungan kita,” ujarnya.
Selanjutnya, Hj. Luluk Muflihah, Ketua PC Muslimat Kota Depok, memberikan ceramah agama yang inspiratif. Beliau memaparkan peran strategis perempuan NU dalam mengawal generasi masa depan agar tetap teguh pada prinsip-prinsip Aswaja di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting dan pejabat setempat, menunjukkan kuatnya kolaborasi NU dengan pemerintah daerah.
Tak hanya jajaran struktural MWCNU Kecamatan Tapos semangat kebersamaan juga terlihat dari kehadiran pengurus Banom NU lainnya seperti Ansor, Banser, Pagar Nusa, dan Pergunu. Dukungan lokal pun sangat terasa dengan hadirnya tokoh agama, tokoh masyarakat setempat yang membaur bersama jamaah Muslimat dan Fatayat.
Acara ditutup dengan doa bersama oleh Ustad Abdul Hamid menandai tekad kuat warga Nahdliyin di Tapos untuk terus istiqomah dalam berkhidmat bagi umat dan agama menuju abad kedua Nahdlatul Ulama.

