Warta DKI
Berita UtamaMegapolitan

Bagaimana Nasib Kota Depok Pasca Ibu Kota Negara Pindah ke IKN ?

Bagimana Nasib Kota Depok Pasca Ibu Kota Negara Pindah ke IKN ?

Wartadki.com|Depok, — Hari jadi Kota Depok diperingati setiap 27 April dengan rangkaian kegiatan dan acara oleh masyarakat. Ada catatan penting pasca DKI Jakarta tidak menjadi Ibu Kota Negara, nampaknya Kota Depok harus berbenah dan mempersiapkan diri. Hal itu dibenarkan Analis Demografi Politik UIN Jakarta Prof. Rizqon Halal Syah Aji.

“Tentunya, tidak semata-mata hanya mengandalkan push and pull dari migrasi commuter. Isu migrasi commuter ini sudah menjadi usang jika Depok tidak memperkaya kekuatan lapangan pekerjaan mandiri, kota ramah anak, infrastruktur yang memadai, ruang terbuka hijau,”ujarnya.

Rizqon menuturkan Kota Depok ke depan jika tidak bisa menata diri, secara politik dan ekonomi tidak bisa mengandalkan migrasi commuter itu akan bahaya.

“Ini akan menjadi titik nadir terendah bagi Kota Depok.

Karena Jakarta tidak jadi pusat ekonomi. Kehidupan orang Depok sebagai Kota penyangga yang kebanyakan kerja di Jakarta. Pulang ke Depok duitnya dibelanjakan di Depok. Jadi, tidak heran hidup di Depok lebih mahal,” terangnya.

Dirinya menilai salah satu solusinya adalah Pemerintah menciptakan wisata di Depok dengan menghidupkan Kota religi.  Ia menambahkan wisata religi di Depok seperti: masjid Kubah Emas, makam Kramat yang tersebar di Kota Depok. Nanti, bahaya kalau orang tidak bersandar pada Ekonomi Jakarta.

“Bahkan, berbicara Pilkada hari ini apa ada pemimpin yang memikirkan postur APBD Depok pasca Jakarta tidak lagi menjadi Ibu Kota Negara.

Dikatakannya, hari ini Depok, Bekasi, Tangerang menggunakan APBD Jakarta yang diserap pekerja. Dari penghasilannya dikeluarkan di Kota masing-masing.

“Push and pull teori demograsi perkotaan itu tidak terjadi, bisa jadi KRL sepi. Tinggal bagaimana Jokowi bikin IKN seksi yang bikin penyerapan pekerja. Apalagi, ke IKN bisa ditempuh dalam waktu 2 jam, “tandasnya.

Related posts

DPC LSM PENJARA PN : Minta Tower TBG di Gunung Putri Dibongkar, Diduga Tak Berizin (Out Cell)

Redaksi Wartadki

Buruh Akan Ujuk Rasa Ke Kantor Menteri Ketenagakerjaan, Ini Tiga Tuntutannya

Redaksi

Jika Modelling Tambak Ikan Nila Berhasil, Pemerintah Akan Siapkan Anggaran APBN Tahun 2025

Redaksi

ICIS Kecam Prancis Yang Bela Penghina Nabi Muhammad

Redaksi Wartadki

Pasokan Minyakita di Pasar Rakyat Akan Ditambah Dengan Harga Rp 14.000/Liter

Redaksi

Lagi, Salinan Putusan Lama Turun Sejumlah Pihak Keluhkan Birokrasi Pengadilan Negeri Jakarta Utara

Redaksi

Leave a Comment