Warta DKI
Daerah

Manfaat Dana Otsus Papua, Menyiapkan Generasi Papua dengan SDM Yang Mumpuni

WARTADKI.COM|Jakarta-Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua memiliki dampak positif bagi Propinsi Papua dan Papua Barat. Pembangunan secara umum sangat signifikan salah satunya Pendidikan. Hanya saja, dalam pendidikan perlu mendapatkan perhatian. Seperti yang diungkapkan Pemerhati Papua dan Politik Internasional Prof. Dubes Imron Cotan. Dirinya menyayangkan adanya kelompok pelajar Papua atau Papua barat terlalu intens dalam multiple praktis. Ia mencontohkan Angkatan Muda Papua ikut berdemonstrasi di Surabaya, Wamena, Jayapura di Kota-kota bukan konsentrasi belajar diberikan pemerintah atau masing-masing Pemda.
“Kita sangat menyayangkan adanya Papua yang satunya justru terlibat politik praktis seolah-olah Papua dan Papua Barat bukan dari NKRI. Seharusnya, merekakan konsentrasi dalam belajar,”ujarnya seusai menjadi narasumber Webinar Moya Discussion Group: Unity In Diversity “Manfaat Otsus Bagi Pendidikan & Pengembangan Pemuda Papua.
Dirinya berharap agar dana yang diberikan Pemerintah digunakan untuk belajar dengan baik. Meski begitu, sejumlah beasiswa melalui Kementerian Dikti dengan program beasiswa Adik Papua yang terkontrol dengan baik. Dirinya menyebutkan yang perlu mendapatkan pengawasan itu adalah pemberian beasiswa dari dana Otsus yang dikendali dari Pemda. “Dana Otsus itu, entah seleksi pemberian pelajar Papua tepat sasaran. Sebab, sebagian ada yang belum terima, bahkan putuskan untuk pulang kembali,”paparnya.
Dubes menegaskan, bahwa untuk dana dalam bidang pendidikan sangat memadai. Hanya saja, lanjutnya, distribusi perlu dipastikan tepat sasaran terutama aspek pengawasan. Ia berharap untuk tahun anggaran 2021 dimulai lagi distribusi anggaran bagi empat sektor pembangunan.
“Mari kita siapkan generasi Papua dengan SDM yang mumpuni. Kalau tidak gunakan anggaran sesuai tujuan, maka tidak akan sampai yang diharapkan. Sebab, tantangan ke depan semakin berat. Dengan SDM yang baik akan turut serta memajukan dan membangun Papua,”paparnya.

Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2021 (RAPBN 2021), Pemerintah menetapkan dana otsus Propinsi Papua dan Papua Barat sebesar Rp 7,8 triliun. Selain dana otsus, juga terdapat alokasi Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) sebesar Rp 4,3 triliun untuk mempercepat penyediaan infrastruktur kedua Propinsi tersebut. Sejak 2002, dana otsus yang untuk Papua dan Papua Barat sudah mencapai Rp 126,99 triliun. Pemberian dana otonomi khusus sebesar itu jelas berkontribusi signifikan bagi penerimaan Daerah.
Moya Discussion Group: Unity In Diversity “Manfaat Otsus Bagi Pendidikan & Pengembangan Pemuda Papua. Narasumber; Tokoh Intelektual Papua Moksen Idris Sirfefa, Direktur Institute Kalaway Muda Nanny Uswanas, Pemerhati Papua dan Politik Internasional Prof. Imron Cotan, Tokoh Pemuda Ali Kabiay dan Moderator: LHKI PP Muhammadiyah Herry Sucipto.

Related posts

Kunjungan Kerja Empat Menteri Kabinet Indonesia Maju Ke Kota Batam

Redaksi Wartadki

Presiden Prabowo Meluncurkan Program Gerakan Indonesia Menanam (Gerina)

Redaksi

Safari Subuh di Masjid Al Hidayah Selayang, Pangdam I/BB Berbagi Sembako dan Santunan serta Kotak Infak Kejujuran

Redaksi

Barisan Muda Tionghoa Indonesia (BMTI) Kota Batam Fasilitasi Vaksinasi 1760 Iman Masjid dan Mubalig

Redaksi Wartadki

Kapolda Kepri Beserta Muspida Prov Kepri Lakukan Pengecekan dan Peninjauan Posko PPKM Skala Mikro

Redaksi Wartadki

Batam Akan Punya Sirkuit Internasional, Untuk MotoGP-Formula 1

Redaksi Wartadki

Leave a Comment