Warta DKI
Hukum

Pahrur Dalimunthe : Profesi Advokat Harus Detil,Teliti dan Kreatif Dalam Membela Klien

WARTADKI.COM|Jakarta – Pengacara Pahrur Dalimunthe SH, yang sudah lama dikenal berkat kasus-kasus besar yang ditanganinya, baik Litigasi maupun Non litigasi di berbagai daerah Indonesia,  mengatakan ada kesamaaan profesi yang digelutinya yakni Pengacara dengan Suit Maker/Tailor atau yang lebih dikenal sebagai penjahit jas.
Hal itu disampaikan Pahrur berkat hobinya selama ini berkunjung ke Tailor/tukang jahit untuk membuat dan mengoleksi puluhan jas-jas bespoke branded untuk menunjang profesinya.
Menurut advokat yang juga lulusan universitas ternama di Indonesia ini saat di wawancarai wartawan wartadki.com di kantornya di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.
Suit maker harus jahit jas ke setiap pelanggan agar fit ke badan pelanggan, dan setiap model dan bentuk jas yang dijahit hanya akan cocok pada pelanggan yang memesan.
Begitu juga lawyer, setiap kasus itu unik dan berbeda, sehingga lawyer dituntut untuk menemukan metode penyelesaian kasus paling cocok dan terbaik untuk kepentingan klien.
Lanjut Pahrur, Jadi tidak bisa Jas si A cocok dan fit ke badan si B, begitu juga kasus si A walaupun masalahnya sama, pendekatan dan penyelesainnya tidak akan bisa dipakai persis untuk si B.
“Kedua profesi ini membutuhkan seni dan ketelitian agar cocok dan sesuai dengan kepentingan/keperluan Klien/pelanggan, ujarnya .
Lebih lanjut, Pahrur berpesan agar para advokat khususnya advokat muda harus lebih kreatif dan belajar filosofi, cara kerja tukang jahit jas dalam menjalankan profesi advokat harus detil, teliti, kreatif dalam membela klien pungkasnya. (Hasibuan)

Related posts

Oknum Pengawai ATR/BPN Bogor Timur Diduga Melanggar SOP

Redaksi Wartadki

Yasonna Sapa Jajaran Kemenkumham, dari Sabang hingga Los Angeles

Redaksi Wartadki

Klaim Bisa Atur Putusan MA IR Dilaporkan Ke Polres Jaksel Atas Dugaan Penipuan Dan TPPU

Redaksi

Tertangkapnya Tiga Calon Penumpang Pesawat Batik Air Diamankan Petugas Bea Cukai

Redaksi

Semarak Upacara Pembukaan Tournamen di Pengadilan Negeri Jakarta Utara

Redaksi Wartadki

Somasi Kedua Belum Direspon Pimpinan Rektor UKI

Redaksi

Leave a Comment