Depok -Hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang di gelar di SMP Negeri 4 Depok berlangsung tertib dan tanpa kendala hal tersebut tentu bukan tanpa persiapan yang matang pasalnya pelaksanaan UNBK untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama khususnya di Kota Depok baru pertama kali di lakukan tentunya ini membutuhkan persiapan baik teknis maupun non teknis hal tersebut di ungkapkan oleh Kepala Sekolah SMP 4 Rahmat,S.Pd disela-sela pelaksanaan UNBK di hari pertama.

Menurut Rahmat bahwa ada 384 siswa SMPN 4 yang saat ini sedang mengikuti ujian nasional berbasis komputer, dimana dari 384 siswa tersebut di bagi menjadi 3 sesi untuk pelaksanaan ujian dan 4 kelas.

“Hal tersebut memang kita bagi menjadi 3 sesi karena keterbatasan perangkat,karena kami hanya memiliki 40 perangkat dari 141 perangkat yang harus kita sediakan,”jelasnya, Selasa (02/05)

Untuk memenuhi kekurangan tersebut pihaknya mendapatkan pinjaman perangkat komputer dari beberapa sekolah yang memang belum di pergunakan.

“Kami mendapatkan pinjaman dari SD Mekarjaya 19 sebanyak 70 unit dan SD Duren Seribu  berjumlah 60 unit,” katanya.

Menurut Rahmat,  dalam pelaksanaan UNBK di hari pertama selain permasalahan peralatan pihaknya juga mengalami kendala di masalah koneksi internet namun demikian pihaknya mengatakan semua permasalahan tersebut dapat segera di atasi.

“Memang ada kendala sedikit diserver kami selain itu di kabel konektor juga ada sedikit masalah namun semua bisa kita atasi sehingga tidak sampai menggangu anak-anak dalam melaksanakan UNBK,” paparnya.

Di sampaikan Rahmat,  bahwa UNBK yang baru pertama di laksanakan terbilang sukses karena menurutnya anak-anak sudah terbiasa dalam menggunakan komputer.

“Kita sudah beberapa kali melakukan uji coba dan tidak ada masalah yang berarti untuk soal-soal nya pun anak-anak bisa menguasai semua,” ujarnya.

Sementara M Herdin Yudha,  siswa kelas 3,  yang melakukan ujian di sesi pertama pukul 7.30 Wib mengatakan tidak ada masalah dalam pengoperasian perangkat komputer dan soal-soal pun dapat dikerjakan seluruhnya.

“Tidak ada masalah karena kita sudah terbiasa menggunakan komputer kalau untuk soal bahasa indonesia tidak begitu sulit 70 banding 30 lah tapi saya optimis bisa mengerjakan soal-soal semua,” terangnya. (yopi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here