Warta DKI
Ragam

Toko Tani Indonesia Gandeng PT Pertani, Perluas Jaringan Pemasaran

DKI Jakarta – Setelah menggadeng PT Gojek melalui aplikasi Go-Mart  untuk memperluas jangkauan pemasaran komoditi bahan pangan pokok strategis dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, Toko Tani Indonesia (TTI) Kementerian Pertanian melalui kegiatan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat kembali melakukan gebrakan melalui kerjasama Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT. Pertani (Persero), yang ditandatangani oleh Plt Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Spudnik Sudjono dan Direktur Utama PT Pertani Wahyu di Toko Tani Indonesia Center (TTIC), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa, (20/06).
Kerjasama ini dilakukan karena Toko Tani Indonesia  semakin dikenal masyarakat, sehingga Toko Tani Indonesia dituntut agar bisa semakin memperluas jangkauan pemasaran bahan pangan pokok strategis sehingga memudahkan masyarakat dalam membeli dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Ketahanan pangan Spudnik Sudjono mengungkapkan bahwa dalam mengembangkan jaringan pemasaran Toko Tani Indonesia  menggandeng PT. Pertani (Persero) sebagai perusahaan yang akan melaksanakan pengembangan outlet Toko Tani Indonesia di seluruh Indonesia. Sejak digagas tahun 2016 Toko Tani Indonesia telah berkembang di seluruh Indonesia dan  jumlahnya hingga kini  mencapai 2.120 Toko Tani Indonesia.
Menurut Spudnik Sudjono, nota kesepahaman ini dimaksudkan sebagai landasan dalam rangka pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM)  melalui Toko Tani Indonesia dengan memanfaatkan potensi, keahlian dan fasilitas sehingga bisa membantu pengembangan Toko Tani Indonesia.
Menurut Dirut PT Pertani Wahyu, kami akan berperan lebih banyak untuk memperluas dan memperbanyak outlet Toko Tani Indonesia di jaringan yang sudah kami miliki baik ditingkat wilayah, cabang atau gudang di daerah. Dalam waktu dekat  ini akan membangun 100 unit Toko Tani Indonesia di seluruh Indonesia.  Dan akan membangun gudang  distribusi baik itu gudang kering dan cold storage di beberapa titik untuk mendukung distribusi bahan pangan. (Am)
 
Â

Related posts

Distributor Harus Menerapkan Harga Eceran Tertinggi Untuk 3 Komoditas Pokok

Redaksi

Pengawasan Komersialisasi Rokok di Kota Depok

Redaksi Wartadki

Banjir Di Perumahan Cimanggis, Depok, Butuh Perhatian dan Perbaikan Dari Pemkot

Redaksi

7.419 Siswa SMA di Kota Bogor Ikuti UNBK

Redaksi

Pemerintah Daerah Lalai Mengurus Legalitas Hukum Aset Pasar Kemiri Muka

Redaksi

Pemkot Bogor Terima Penghargaan Kinerja Pengurangan Sampah dari Menteri LHK

Redaksi

Leave a Comment