Warta DKI
Ragam

Pertelevisian Indonesia di Era Digital Masih Jauh Tertinggal

DKI Jakarta – Perkembangan per-Televisian Indonesia dalam setahun belakangan tidak ada perkembangan yang berarti. Di era kemajuan teknologi saat ini siaran dan perkembangan televisi di Indonesia terkesan berjalan ditempat, yaitu masih bersifat ananlog atau non digital. Hal ini tentu saja berbanding jauh dengan 120 negara lain yang sudah mengembangkan teknologi digital dalam siaran pertelevisian.

Asuka Digital Car TV sebagai salah satu distributor penyedia perangkat digital TV Tunner untuk di kendaraan roda empat/mobil dengan didukung oleh Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI) mendatangi dan menanyakan ke Badan Legislatif (BALEG) mengenai rencana pengesahan RUU Penyiaran Televisi Digital di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan terhambatnya pengesahan yang sudah tertunda selama 10 tahun sejak diajukan. Bahkan masalah keterlambatan ini juga sudah sampai ke pihak pemerintah melalui Kemkominfo.

Eris Munandar selaku Ketua Umum Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia dan salah satu narasumber dalam acara Talk Show dan Media Conference mengatakan,”Bahwa Televisi Digital Indonesia terlambat dalam hal kemajuan teknologi pertelevisian, khususnya dalam hal penyiaran. Apalagi bila pemerintah maupun DPR-RI sampai sepuluh tahun belum juga mengesahkan RUU penyiaran televise digital sampai selama 10 tahun. Padahal biasanya paling lama adalah 2 kali masa sidang, sebuah RUU sudah menjadi Undang-Undang.”

Tanggapan dari Citra Dianing selaku Staff Ahli Kemkominfo mengatakan,”Menggunakan TV digital memiliki keuntungan yaitu dapat meningkatkan kapasitas internet, sebab frekuensi yang digunakan oleh TV analog dapat dikosongkan menjadi 700 Mhz, sehingga kekosongan itu dapat dipakai untuk menambah kapasitas internet.”

Citra juga menambahkan bahwa dengan demikian kita juga mendukung apa yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi untuk mewujudkan Indonesia sebagai raja ekonomi di kawasan Asia Tenggara.

Inilah yang membuat ASUKA Car TV merasa terpanggil dan bertanggung jawab untuk membantu perjuangan menjadikan misi ere digital Indonesia DVB-T2 melalui andil dan kontribusi dalam merealisasikan penyiaran TV Digital. (Iwan)

Related posts

Warga Desa Cihuni,Pagedangan,Tangerang Minta Perlindungan Hukum ke DPR RI

Redaksi

Oknum ASN Pemkab Bogor Bantah Diduga Berbuat Asusila

Redaksi

Majelis Hakim PN Jakarta Dilaporkan Ke Komisi Yudisial dan Badan Pengawas MA

Redaksi

Uniti Movement,Gerakan Persaudaraan dan Toleransi

Redaksi

Dua Madrasah di Yangon, Myanmar Dipaksa Untuk Ditutup

Redaksi

Kadin Kota Depok Dapat Go Internasional

Redaksi

Leave a Comment