Warta DKI
Ragam

Perhutani Undang Investor Kembangkan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Kabupaten Bogor

Bogor – Cukup menjanjikan untuk negara dan masyarakat sekitar, sejumlah lahan milik Perhutani di Kabupaten Bogor, dimanfaatkan untuk objek pariwisata. Menjadi daya tarik wisata karena keindahan alam dan curug, lahan Perhutani di Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, dimanfaatkan untuk objek wisata.
Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Cipamingkis, Endang Kusmaya mengatakan, pengelolaan objek wisata alam di Desa Wargajaya ini dikelola oleh Perhutani. “Tempat wisata ini dikelola oleh Perhutani langsung. Cuma di lapangan kami tidak mungkin kelola sendiri, makannya melibatkan sejumlah warga masyarakat yang berada di sekitar hutan ini,” ujar Endang kepada Jurnal Bogor, Rabu (8/3).
Ia menambahkan, dalam memperoleh keuntungan dari kunjungan wisatawan, pihaknya menerapkan bagi hasil dengan warga sekitar hutan. “Persentase pembagian keuntungan itu 30 persen untuk warga dan 70 persen untuk Perhutani,” tambahnya.
Ia menerangkan, masyarakat yang terlibat didalam pengelolaan objek wisata curug dan rumah pohon ini terdapat dalam satu wadah. “Para pekerja yang bukan dari Perhutani ini ada di dalam Lembaga Masyarakat di Sekitar Hutan (LMDH). Mereka juga yang mengelola parkir secara sepenuhnya di tempat ini,” terangnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, memiliki nuansa alam yang tidak kalah menariknya dengan wisata alam lainnya di Kabupaten Bogor, akses menuju lokasi wisata juga menjadi persoalan menuju Curug Cipamingkis ini. “Kebanyakan pengunjung itu pengguna sepeda motor roda dua. Sekalipun ada pakai roda empat itu sudah cukup sulit apalagi bus, karena memang akses jalannya sempit,” jelasnya.
Sementara itu Humas Perhutani Kabupaten Bogor, Maulana memaparkan, pihaknya memang sedang gencar memanfatkan lahan miliknya untuk objek wisata. “Kami membuka lebar untuk para investor pelaku pariwisata, tapi dengan mengedepankan sistem pengelolaan hutan bersama masyarakat tanpa merubah fungsi hutan,” paparnya.
(Wawan suherman)

Related posts

Lupa Menutup Katub Tabung Gas, Rumah Makan Soto Kudus Terbakar

Redaksi

Strategi Akselerasi Pencapaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian Melalui Penilaian Kinerja Keuangan Dan Aset Daerah Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor

Redaksi

PD Pasar Pakuan Jaya Harus Tata Ulang Pasar Anyar

Redaksi

DKI Jakarta Tertinggi Kasus Sengketa Tanah

Redaksi

Ketua DPRD Kota Depok : Kesenjangan Ekonomi Semakin Mengkhawatirkan

Redaksi

Logos Awasi Anggaran Pemkot Depok

Redaksi Wartadki

Leave a Comment