MoU Pemkot Depok Dengan Universitas Gunadarma Dibidang Smart City

0
107

Depok – Tuntutan untuk menjadikan Depok sebagai kota pintar (Smart City) nampaknya bukan merupakan isapan jempol belaka hal ini di buktikan dengan adanya penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) terkait kerjasama Perguruan Tinggi-Pemkot Depok di bidang Smart City dengan Universitas Gunadarma belum lama ini.

Menurut Walikota Depok Mohammad Idris bahwa untuk menjadikan Depok sebagai kota pintar merupakan suatu kebutuhan dan tambah dengan instruksi langsung dari Pemerintah pusat yang mewajibkan seluruh kota di Indonesia untuk menuju Smart City.

“2045 Indonesia emas di harapkan Indonesia dan kota-kota lain sudah menjadi smart city untuk itu tahapan-tahapannya harus jelas seperti kota layak anak,sehingga mana yang bisa di katakan sebagai kota smart city dan standart-standartnya harus jelas,” jelasnya.

Dikatakan Idris bahwa pentingnya smart city dalam suatu kota dimana tujuannya adalah untuk melakukan pelayanan terhadap masyarakat.

“Pelayanan publik yang dirasakan nyaman oleh masyarakat itu intinya bagaimana kita bisa memperdayakan aset yang ada agar dirasakan nyaman oleh masyarakat,” ujarnya.

Mohammad Idris menuturkan, keberadaan perguruan tinggi juga dapat terlibat dalam tim Depok Smart City. Dengan adanya tim tersebut, maka dapat berperan untuk melakukan percepatan dalam merealisasikan program Depok Smart City.

“Kebetulan ketua dari tim ini adalah Prihandoko, yang juga berasal dari kalangan akademisi di Universitas Gunadarma. Tentunya hal ini sangat positif untuk sama-sama saling berkolaborasi dalam menyukseskan program tersebut,” terangnya.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Depok Smart City, Prihandoko menjelaskan, terdapat sembilan langkah kolaborasi yang dapat dilakukan antara perguruan tinggi dengan Pemkot Depok. Diantaranya, dengan menjalin MoU antara Pemkot dan perguruan tinggi, mendirikan Pusat Studi Smart City di setiap perguruan tinggi, serta membentuk tim Smart City.

“Kalau di Universitas Gunadarama sendiri, kami telah membentuk tim Universitas Gunadarma-Center of Studies Smart City (UG-CSSC). Keberadaan tim ini diharapkan dapat menjadi langkah awal sebagai lembaga pusat studi yang mengkaji terkait Smart City di Universitas Gunadarma,” jelasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua tim UG-CSSC tersebut menambahkan, keberadaan perguruan tinggi juga harus dapat menjadi pemecah solusi terhadap berbagai permasalahan Kota. Serta melakukan berbagai penelitian yang hasilnya dapat membawa dampak yang positif bagi terwujudnya Smart City di Kota Depok.

“Hal-hal inilah yang pada akhirnya akan mendorong terciptanya koordinasi serta kolaborasi yang baik antara Pemkot bersama dengan perguruan tinggi untuk berkolaborasi dalam menyukseskan Depok Smart City,” tandasnya.(yopi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here