Wartadki.com|Kota Bogor – Literasi Earth Day and Autishm Day (LEAD) menjadi satu kegiatan yang dipilih Sekolah Alam Bogor dalam memperingati Hari Bumi Tahun 2018. Rangkaian acara yang telah dimulai sejak 16 April 2018 dan berakhir pada Sabtu 21 April 2018 melibatkan komunitas Bogor Runners dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

 

Menurut Direktur Sekolah Alam Bogor Okwan Himpuni, kegiatan ini telah berjalan sejak ketiga tahun ini. Salah satunya melaksanakan Salam Happiness Run yang diikuti ABK.

 

“Kegiatan lari ini kita dedikasikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Harapannya dengan berlari kita memberikan kegembiraan bahwa kita peduli terhadap bumi juga kepada anak berkebutuhan khusus,” ujar Okwan, Sabtu (21/04).

Dengan melibatkan ABK sambung Okwan, secara tidak langsung mengajak para ABK untuk bisa berbaur dan bersosialisasi dengan masyarakat secara umum. Sekolah Alam Bogor sendiri dari Rombongan Belajar (Rombel) yang berjumlah 24 siswa, 4 kursi dikhususkan bagi ABK.

 

“Sedangkan tahun sebelumnya, komunitas yang kita ajak adalah Bogor Clean Action,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekolah Alam Bogor memberikan donasi kepada KOMPAKK sebesar Rp. 10 juta rupiah. Kegiatan LEAD yang melibatkan seluruh siswa Sekolah Alam Bogor ini juga menggelar ekpose dan market day karya para siswa.

 

Bahkan di tahun 2018 ini ada 3 siswa Sekolah Alam Bogor yang mendapat undangan ke Austria selama satu minggu untuk mempresentasikan project yang mereka lakukan berupa ampas kopi.

Sebelumnya, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Maman Suherman menyampaikan apresiasinya dan berharap melalui kegiatan literasi mampu meningkatkan semangat dan minat baca, khususnya para siswa Sekolah Alam Bogor.

 

Untuk ABK melalui program yang dicanangkan pemerintah dapat belajar di sekolah umum. Kepedulian Sekolah Alam Bogor terhadap para ABK diharapkan menjadi dorongan semua pihak untuk memberikan kepedulian yang sama.

“Anak Berkebutuhan Khusus memiliki hak dan peluang yang sama dengan anak secara umum dalam mendapatkan pengajaran di sekolah,” jelas Maman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here