Kasus DBD di Jakarta Barat Telah Mencapai 153 Kasus

Wartadki.com|Jakarta Pusat – Wali Kota Jakarta Barat H Rustam Effendi mengimbau seluruh jajarannya, baik instansi di tingkat kota, camat, lurah, RT/RW dan elemen masyarakat untuk menggencarkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Menurutnya, PSN merupakan cara paling efektif dalam memberantas dan menekan kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD). Diungkapkan, Januari 2019 kasus DBD di Jakarta Barat telah mencapai sekitar 153 kasus atau berada di urutan ketiga se DKI. Dari jumlah tersebut, kasus DBD tertinggi di Jakarta Barat berada di wilayah Kecamatan Kalideres dan Cengkareng.

Untuk itu penanganan DBD dengan gerakan PSN harus gencar dan rutin digelar di seluruh wilayah. Ia pun meminta PSN dilaksanakan dua kali dalam sepekan, terutama di wilayah rawan atau tinggi kasus DBD. Selain gerebeg PSN tiap hari Jumat juga gerebeg sampah tiap hari Minggu. “Ayo gencarkan PSN bersama-sama, di sekolah, tempat ibadah, rumah dan seluruh lingkungan permukiman warga,” imbuh Wali Kota, di kantornya, Selasa (29/1).

Seluruh SKPD/UKPD, instansi terkait, camat dan lurah diminta melakukan pengawasan PSN di wilayah masing masing. Sedang para jumantik (juru pemantau jentik) meningkatkan kapasitas dan kemampuan berkomunikasi kepada warga dalam mencegah dan pengendalian penyakit DBD terutama di wilayah yang tinggi kasus DBD-nya.

“Mari bersama sama kita gerakan PSN di tiap wilayah. Saya minta, libatkan seluruh unsur masyarakat. Ajak keluarga, tetangga, saudara dan teman-teman melaksanakan PSN secara rutin, baik di dalam rumah maupun lingkungan sekitar,” ujar Wali Kota.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here