BOGOR – Tumpukan karung berisi kan limbah PT Adhimix Precast Indonesia produsen Readymix (Beton Segar) yang sebelumnya dibersihkan lantaran mendengar isu adanya Inspeksi mendadak (Sidak) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, dibiarkan menumpuk disepanjang Jalan Raya Babakan Madang-Citaringgul Desa Citaringgul Kecamatan Babakan Madang.

Terlihat puluhan karung berisi limbah semen paska dibersihkannya disepanjang Got saluran air, namun hingga saat ini di biarkan menumpuk tanpa adanya tindak lanjut dari pihak Adhimix maupun pemerintah setempat.

“Karung berisi semen itu sudah Dua hari mas, dibiarkan menumpuk. Mungkin orang perusahaan bingung akan di buang kemana,” kilah Sah (30) warga setempat, saat diwawancara. 

Sementara itu,  Camat Babakan Madang,  Yudi Santosa  baru mengetahui hal ini. Pihaknya geram dengan ulah pihak PT Adhimix tersebut.

“Saya baru tahu hal ini, besok kami cek. Tapi, apa maksudnya limbah dibiarkan menumpuk dalam karung di tepi jalan. Makanya kami cek dulu,” kata Yudi melalui pesan singkatnya, Minggu (19/3/2017.)

Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor, Kukuh Sriwidodo mengatakan agar pemerintah Kabupaten Bogor melalui intansi terkait agar koperatif tidak tinggal diam.

“Jika memang terbukti limbah B3 , ini jelas sangat berbahaya bagi lingkungan sekitar. Jadi, DLH harus segera bertindak,” jelas Kukuh.

Sementara pihak Adhimix, Eko selaku yang membidangi K3, terkait hal ini berkilah jika pihaknya masih menunggu perintah atasannya.

“Kami ikuti sesuai prosedur, biar dinas yg berwenang yang menangani,” singkatnya.

Salah satu  warga setempat yang enggan disebutkan namanya, merasa dirugikan dampak dari pencemaran,meminta agar pemerintah Desa dan Kecamatan maupun DLH tidak tinggal diam, segera bertindak tegas memberikan sanksi terhadap perusahaan tersebut. (wawan suherman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here