Diduga Oknum Karyawan BUMN Berbuat Asusila Jelang Bulan Suci Ramadhan

BOGOR  – Jelang bulan suci ramadhan masih saja sempat-sempatnya selingkuh, seharusnya bagi umat muslim senantiasa mendekatkan diri kepada sang pencipta apalagi terlebih bulan suci ramadhan tinggal hitungan hari.

Namun berbeda dengan seorang pria yang satu ini (Selingkuh.red) yang diduga dilakukan oleh TN yang menurut informasi diduga bekerja di perusahaan milik negara bersama VN melakukan hubungan yang tidak selayaknya dilakukan yang bukan pasangannya disalah satu hotel berbintang tepatnya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (22/5) malam.

Perbuatan asusila tersebut yang dilakukan antara TN dan VN terkuak atas pengakuan dari NS yang tak lain adalah calon tunangan dari VN di Daerah Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Senin (22/5) malam sekitar pukul 23.00 malam. Bermula NS dan VN sedang ribut adu mulut di sekitaran pasar Ciawi,  Kabupaten Bogor, dengan tidak secara kebetulan sejumlah rekan wartawan melintas dan terbongkar lah semua dugaan perbuatan selingkuh TN dan VN atas pengakuan VN terhadap seorang pria yang tak lain adalah tunangan.

Dalam keteranganya NS,  menceritakan kenapa dirinya ribut dengan calon tunanganya. NS mengatakan setelah dirinya memaksa akhirnya VN mengaku kalau ia baru saja pulang dari Jakarta bertemu dengan TN disalahsatu hotel kawasan Cikini, Jakarta Pusat. “Setelah saya ribut hebat dengan VN akhirnya dia (VN.red) bercerita tentang perbuatanya kepada saya. Dia mengakui telah bertemu dengan TN dikamar hotel yang telah dipesan oleh TN di sekitaran Cikini, Jakarta pusat, terang NS kepada sejumlah awak wartawan tersebut.

NS menambahkan, kalau VN mengakui semua apa yang telah mereka lakukan didalam kamar hotel tersebut. “Iya kang calon tunangan saya mengakui bahwa mereka melakukan sesuatu yang tidak pantas didalam kamar layaknya hubungan suami istri”, jelasnya.

Sementara ketika hal ini dikonfirmasikan kepada VN, dirinya tidak menampik dan meminta agar masalah ini jangan dipublikasikan di media. ” Tolong ya bapak-bapak wartawan agar masalah saya ini jangan dimuat diberita, bisa mati saya kalau sampai keluarga saya tahu”, sebut VN sembari diiringi isak tangis.

Terpisah, TN yang diduga salah satu pejabat di Perusahaan BUMN saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, selasa (23/5/17) tidak bisa memberikan komentar yang jelas dan hanya mengatakan bahwa dirinya sedang ada tamu. “Sebentar pak, saya masih ada tamu nanti saya hubungi lagi” ucap TN dan langsung memutus komunikasinya.

Samapai berita ini diturunkan tidak ada kontak komunikasi dak klarifikasi dari oknum TN tersebut bahkan ia enggan menjawab telpon selulernya.

Menyikapi hal ini, H.Sulistianto yang merupakan tokoh agama Bogor dan juga sebagai ketua Padepokan perguruan Merpati Putih Kabupaten Bogor meminta agar dicari tahu dimana TN bertugas. Karena menurut H.Sulistianto, inikan menjelang bulan suci ramadhan harusnya saling menjaga diri dari perbuatan maksiat.

“Saya meminta agar rekan wartawan mencari tahu dimana TN bertugas atau bekerja. Inikan menjelang bulan suci ramadhan kok sempat-sempat nya berbuat maksiat, kita harus saling menjagalah. Jika sudah tahu apa pekerjaanya baiknya dilaporkan saja keatasanya biar ada efek jera. Apalagi bila issu nya TN bekerja di salah satu perusahaan BUMN, ya segera konfirmasi pimpinanya agar TN diproses sesuai aturan yang berlaku”, ujar H.Sulis. (Wawan S)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here