Aksi Premanisme Kembali Menimpa Wartawan

Wartadki.com|Aksi Premanisme terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini tindakan kekerasan dan teror dialami oleh Herman Yusuf, Wartawan Jaya Pos, yang beralamatkan di Perumahan Bisma, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tajung Priok, Jakarta Utara,

Kejadian ini bermula pada hari Rabu (8/8/2018), sekitar jam 09.00 WIB, ketika segerombolan massa berjumlah 30 orang, yang diduga dikerahkan SH, mengepung dan masuk kedalam rumah Herman Yusuf.

Andre Yusuf (21 tahun), anak Herman Yusuf, yang saat itu berusaha menghalangi para premen yang akan masuk kedalam rumah, tidak luput dari aksi kekerasan.  Deni dikeroyok dengan cara dijatuhkan lalu diinjak oleh salah seorang pelaku. Akhirnya, para gerombolan tersebut berhasil masuk dan menduduki rumah tersebut.

Berkaitan dengan peristiwa tersebut, Kapolres Jakarta Utara Kombes Reza Arief, memerintahkan langsung untuk mengamankan lokasi tersebut, dan orang-orang terduga pelaku aksi premanisme tersebut kini diamankan oleh pihak Kepolisian Polres Jakarta Utara.

Sementara itu menurut Kapolsek Tanjung  Priok, Supriyanto, para preman tersebut  sudah ditangkap dan diproses di Polres mertro Jakarta utara.

Pihak keamanan dari Polsek Tanjung Priok, awalnya sempat kesulitan mengendalikan keadaaan, setelah mendapatkan bantuan tambahan pasukan dari Sabhara Polres Jakarta Utara, maka situasi dan pelaku  aksi premanisme berhasil diamankan.

Selanjutnya,  Herman Yusuf melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jakarta Utara. Pihak Polres Jakarta  Utara telah menangani dan memprosesnya dalam laporan Polisi dengan no. LP/879/K/VII/2018/PMJ/RESJU.

Terduga Dalang Tak Ditahan

Tak lebih dalam waktu 12 jam, terduga dalang dari kelompok penyerang yang bernama SH,  kini bisa melenggang bebas tak ditahan oleh Polres Jakarta Utara.

Menyikapi kejadian ini, Herman Yusuf, berharap agar peranan organisasi profesi wartawan membantu melindungi dan bisa mewujudkan keadilan ketika berhadapan dengan hukum di Republik tercinta ini.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here